Dalam potongan artikel, di harian De koerier 26-04-1928. Melaporkan kegiatan ekskursi lapangan, melalui Ned, Ind. Natuurhistorische Vereeniging. Komunitas yang didirikan sejak 1912, beranggotakan para peneliti, pegiat dan antusias pada keragaman hayati dan lingkungan lokal. Komunitas ini diantaranya membidani lahirnya publikasi ilmiah De Tropische Natuur. Jurnal yang menulis tentang penelitian lingkungan tropis di Hindia Belanda. Seringkali…
Catatan Geourban #60 Kamasan

Jelang akhir pekan, pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2026. Lalu Lintas Dayeuhkolot sedikit lenggang. Berbeda bila dibandingkan pada hari kerja, ratusan pengendara berebut ruang untuk melintasi jembatan Dayeuhkolot. Jumlah pengendara seiring dengan data BPS tahun 2023, menyebutkan total penduduk Kecamatan Dayeuhkolot diperkirakan menyentuh angka 106 ribu jiwa. Hampir seperempatnya adalah usia produktif, bekerja di…
Jalur Kereta Api Kolonial Di Bandung Selatan
Berikut ini adalah tulisan J. M. I. Reitsma. Penulis aktif di masa kolonial, redaktur untuk majalah perkereta apian Hindia Belanda. Lulusan ilmu teknik di de Technische Hoogeschool te Bandoeng (saat ini ITB Bandung), sekitar tahun 1920-an. Tulisan dengan judul asli Een Nieuwe Spoorlijn In De Preanger. Een Interessant Werk. Dicutat dari artikel majalah bulanan Indie:…
Mengenang Jalur KA Bandung Kopo 1921

Berikut adalah terjemahan dari Dienst Der Staatsspoor En Tramwegen Aanlegdienst Op Java Ter Herinnering Aan De Opening Van De Lijn Bandoeng – Kopo Op 12 Februari 1921. Tulisan dalam buku untuk mengenang peremian jalur kereta api Bandung-Kopo (Soreang) yang diterbitkanoleh Dinas Kereta Api Negara dan Jalur Trem Jawa. 12 Februari 1921. LATAR BELAKANG.Pembangunan jalur ini…
Berkumpul di Kumbolo Semeru

G. Semeru merupakan gunungapi aktif yang lahir tidak lebih dari 700 ribut tahun yang lalu. Berada dalam satu kelurusan dengan kompleks G. Jambangan, dan Pegunungan Tengger. Dari keberadaan yang mebentuk batas morfologi gunungapi, menandakan bahwa G. Semeru tidak terbentuk dalam satu genarsi letusan. Tetapi lahir dari hasil kegiatan kegunungapian generasi sebelumnya. G. Jambangan merupakan yang…
Catatan Singkat Geourban#57 Cisomang

Jejak pagi masih hadir, bersamaan dengan kabut tipis yang menggelayut di lereng G. Burangrang. Lambat laun memudar seiring matahari naik, menerangi sebagian besar lembah temaram Cilayung sekitar Cisarua. Lembahnya dalam yang ditoreh Ci Meta, aliran sungai yang hulunya di lereng selatan G, Burangrang. Debit airnya mengerosi dan membentuk lembah yang lebar dan dalam. Menandakan di…
Mengalihkan Jembatan Cisomang

Terjemahan dari artikel majalah tentang teknis, De Ingenieur, 10 Agustus 1934. Dengan judul Het Tjisomang-viaduct. Ditulis oleh Ir. W. J. van Der Eb. Seorang insinyur Belanda yang dikenal karena perannya dalam perancangan atau pembangunan Stasiun Kereta Api Malang Kotabaru di Jawa Timur pada era kolonial, yang merupakan salah satu stasiun penting di Malang dan dibedakan…
Wisata di Bumiayu
Berikut laporan perjalan wisata, ditulis di harian umum De locomotief, 12-09-1939. Wisata satu hari ke sekitar lereng barat G. Slamet. Dilakukan oleh Ned. Ind. Natuurhistorische Vereeniging, atau perkumpulan sejarah alam Hindia Belanda. Cabang Tegal dari Persatuan Sejarah Alam Hindia Belanda, yang menunjukkan kehidupan perkumpulan yang aktif, mengumumkan sebuah wisata menarik pada Minggu, 24 bulan ini,…
Usaha Kolonial Menghubungkan Bandung-Cirebon Melalui Sumedang.

Artikel dari harian umum Sumber De locomotief 28-08-1919, dengan judul asli Een tramlijn in de bergen. (Van onzen correspondent). Melaporkan tentang usaha-usaha pemerintah kolonial, mengubungkan Bandung ke Cirebon melalui Tanjungsari-Kadipaten Majalengka. Usaha tersebut terwujud, tercapai hanya sampai ke Citali, Tanjungsari. Sedangkan pembuatan lintasan melalui Cadaspangeran telah dibuatkan kajiannya. Namun tidak terlaksana, karena negeri Belanda memasuki…
Sisa Kejayaan Lintasan Kereta Api Rancaekek Tanjungsari

Sekitar 600 meter dari Radio Penerima Rancaekek di Rancabatok ke arah utara, akan menemui Statsiun Kereta Api Rancaekek. Merupakan stasiun yang dilintasi oleh jalur Bandung ke Cibatu, Garut. Dilanjutkan ke arah timur, hingga menghubungkan ke Yogyakarta. Stasiun ini dianggap penting, karena memiliki percangan yang menghubungkan ke Tanjungsari melalui Jatinangor. Jalur alternatif ke arah timur laut…