Mengalihkan Jembatan Cisomang

Terjemahan dari artikel majalah tentang teknis, De Ingenieur, 10 Agustus 1934. Dengan judul Het Tjisomang-viaduct. Ditulis oleh Ir. W. J. van Der Eb. Seorang insinyur Belanda yang dikenal karena perannya dalam perancangan atau pembangunan Stasiun Kereta Api Malang Kotabaru di Jawa Timur pada era kolonial, yang merupakan salah satu stasiun penting di Malang dan dibedakan…

Wisata di Bumiayu

Berikut laporan perjalan wisata, ditulis di harian umum De locomotief, 12-09-1939. Wisata satu hari ke sekitar lereng barat G. Slamet. Dilakukan oleh Ned. Ind. Natuurhistorische Vereeniging, atau perkumpulan sejarah alam Hindia Belanda. Cabang Tegal dari Persatuan Sejarah Alam Hindia Belanda, yang menunjukkan kehidupan perkumpulan yang aktif, mengumumkan sebuah wisata menarik pada Minggu, 24 bulan ini,…

Usaha Kolonial Menghubungkan Bandung-Cirebon Melalui Sumedang.

Artikel dari harian umum Sumber De locomotief 28-08-1919, dengan judul asli Een tramlijn in de bergen. (Van onzen correspondent). Melaporkan tentang usaha-usaha pemerintah kolonial, mengubungkan Bandung ke Cirebon melalui Tanjungsari-Kadipaten Majalengka. Usaha tersebut terwujud, tercapai hanya sampai ke Citali, Tanjungsari. Sedangkan pembuatan lintasan melalui Cadaspangeran telah dibuatkan kajiannya. Namun tidak terlaksana, karena negeri Belanda memasuki…

Sisa Kejayaan Lintasan Kereta Api Rancaekek Tanjungsari

Sekitar 600 meter dari Radio Penerima Rancaekek di Rancabatok ke arah utara, akan menemui Statsiun Kereta Api Rancaekek. Merupakan stasiun yang dilintasi oleh jalur Bandung ke Cibatu, Garut. Dilanjutkan ke arah timur, hingga menghubungkan ke Yogyakarta. Stasiun ini dianggap penting, karena memiliki percangan yang menghubungkan ke Tanjungsari melalui Jatinangor. Jalur alternatif ke arah timur laut…

Situs Budaya di Tepi Ci Mande

Dari jalan raya Bandung ke Garut, selepas Dangdeur bersiap-siap untuk memutar balik. Situs berada di sebelah selatan jalan raya nasional. Kemudian sekitar Pasir Cimanggung, atau setelah pabrik tekstil Kahatex, memutar arah kembali ke Bandung. Kurang lebih 30 meter, kemudian menepi di bahu jalan. Bagi yang menggunakan roda empat atau mobil, bisa memarkirkan di tepi jalan…

Surat Junghun untuk Ibu

Berikut adalah terjemahan dari C. Wormser. Ditulis saat mengunjungi makam Junghun 1940. Di depan orang luar biasa ini, Wormser memulai menulis biografi berjarak 76 tahun. Kumpulan cerita dari potongan-potongan artikel lama, pengetahuan kolektif dari berbagai sumber. Diwujudkan dalam penerbitan buku, degan judul Frans Junghuhn, (1944). Dalam satu bab, Wormser menguraikan cerita, surat lama yang pernah…

Legenda Sangkuriang Menurut Wormser

Tulisan tentang cerita rakyak pasundan yang diperkiranan sudah ada sejak abad ke-14. Dituliskan dalam naskah Bujanga Manik, kemudian tulis ulang melalui adaptasi dengan konteks abad ke-19 oleh seorang jurnalis masa Hindia Belanda. Wormser adalah nama seorang tokoh penting di era Hindia Belanda, yaitu C.W. Wormser (Christiaan Willem Wormser), seorang ahli hukum, jurnalis, dan salah satu…

Sejarah Bandung Menurut Mayor Kelling

Kelling adalah sekretaris dan bendahara di komunitas pariwisata Bandoeng Vooruit. Menulis dibeberapa artikel di majalah pariwisata Mooi Bandoeng. Redaktur majalah kereta api Java Expres. Beberap tulisannya menjadi rujukan penulisan populer Kota Bandung. Artikel ini diterbitkan di Mooi Bandoeng; maandblad van Bandoeng en omstreken-officieel orgaan van de Vereeniging “Bandoeng Vooruit”, jrg 7, 1939, no. 10, 01-10-1939.…

Statsiun Radio Penerima Rancaekek

Jelaga hitam mewarnai bingkai jendela dan pintu. Sebagian dinding telah dirobohkan secara hati-hati, meninggalkan tumpukan batu bata dan bingkai kusen kayu. Di pojok bangunan tampak tembok berwarna hitam gelap, menandakan sumber api datang dari sana. Seorang bapak yang tinggal tidak jauh dari perumahan, mengkonfirmasi memang minggu lalu terjadi kebakaran. Melahap rumah dinas Telkom, di Rancabatok,…

Cileunca dari Cerita Horsting

Tulisan L.H.C. Horsting, pengalamannya berkunjung ke Situ Cileunca, 1933. Judu asli Een BezoekAan Het Meer VanTjileuntje (1933), berkunjung ke Situ Cileunca. L.H.C. Horsting adalah tokoh kolonial Belanda, kemungkinan seorang mayor purnawirawan dari Layanan Topografi di Bandung, Indonesia (saat itu Hindia Belanda), yang dikenal sebagai penulis dan kontributor untuk publikasi-publikasi awal Indonesia/kolonial, terutama yang berfokus pada…