Tulisan berita dari harian umum Bataviaasch nieuwsblad, terbit 24 Oktober 1929. Memberitakan perjalanan ekskursi Nederlandsche Indische Natuur Historische Vereeniging, atau perkumpulan Sejarah Alam Hindia Belanda. Melakukan kegiatan kunjungan lapangan ke Tagogapu, Padalarang. Kami menerima surat dari Bandung yang menyatakan: Untuk hari Minggu, 27 Januari 1929, Dewan cabang NHV (Natuur Historische Vereeniging) berharap dapat menyelenggarakan kunjungan…
Investigasi Ilmiah Ketersedian Air dan Penggunaan Lahan Jawa
Oleh J.H. de Haan Dinas Kehutanan, Biro Pemanfaatan Lahan, dan Dinas Reklamasi telah menerbitkan beberapa laporan tentang memburuknya kondisi hidrologi setelah Perang Pasifik, tentang peningkatan erosi tanah yang mengkhawatirkan dan kerusakan pada tanah serta sistem irigasi yang diakibatkannya. Survei sementara dilakukan di tempat yang memungkinkan, angka dan fakta dipublikasikan yang bagi semua orang dalam mewakili…
Plesir Reitsma ke Ciwidey

Terjemahan dari artikel Indische Weekends, Naar Rantjabali. Ditulis oleh R.A. Reitsma, jurnalis dan dewan redaksi majalah mingguan Tropisch Nederland; veertiendaagsch tijdschrift ter verbreiding van kennis omtrent Nederlands Oost- en West-Indië. Terbit 20 Februari 1939. Tulisan ini menceritakan secara deskripsi, pengalaman penulis mengunjungi kawasan Ciwidey pada masa kolonial. Di lain waktu, perjalanan kami dari Bandung menuju…
Survey Foto Udara Kolonial
Sumber Indië; geïllustreerd weekblad voor Nederland en koloniën, jrg 6, 1922, no. 32, 08-11-1922. Judul LUCHTFOTOGRAFIE IN INDIË. Mampu menikmati sesuatu yang luar biasa, melayang tinggi di udara tipis, memberi Anda perasaan bangga sebagai manusia, seperti manusia lain yang melihat peluang untuk membangun pesawat terbang yang dapat membawa Anda ke ketinggian yang luar biasa ini,…
Di Jantung Priangan
Sumber tulisan Eigen haard; geïllustreerd volkstijdschrift, 1908, no. 5, 01-02-1908. Judul In het hartje van den Preanger. Ditulis oleh TH. JA. Hilgers (Kesimpulan). Satu hari istirahat, dan keesokan paginya gerobak sudah menunggu sangat pagi untuk membawa kami ke resor pemandian Tji Panas, yang terletak empat tiang jauhnya. Jalan utama menuju resor yang terkenal ini melewati…
Kesan-Kesan dari Perjalanan Keliling Dunia
Kesan-kesan dari perjalanan keliling dunia. Judul Indrukken van een reis om de wereld. Sumber: De aarde en haar volken; geïllustreerd volksboek, jrg 63, 1927, no. 3, 01-03-1927 Keindahan pedalaman Jawa. Bandung adalah kota yang megah, terletak di antara pegunungan; memiliki iklim yang menyenangkan, hangat di siang hari dan jauh lebih sejuk di malam hari, sementara…
Bandoeng di Waktoe Malam
Oleh: Soe Lie Piet Goenoeng Tangkoeban Prahoe.Hari soeda moelai soreh. Sang Betara Soerijadengen pelahan tapi tentoe moelai merajap masoekdi selah-selah goenoeng dengen pentjarken iapoenjatjahaja koening-emas jang amat permei, Dalem waktoesoreh begini, kota Bandoeng jang terkenal indah daneilok djadi bertambah tjantik dengen dapet polesannjaitoe sinar goemilang hingga tida bedah laksana gambardari pemandangan natuur jang bagoes sekali…
Berkunjung ke G. Papandayan di Masa Kolonial
Terjemahan dari artikel di majalah mingguan populer keluarta Eigen haard; geïllustreerd volkstijdschrift, 7 Juli 1928. Ditulis oleh M.O.W., dengan judul Naar den Papandajankrater bij Garoet. Tulisan ini menggambarkan kunjungan wisata ke kompleks kawah G. Papandayan, pada masa kolonial. Tulisan tersebut menggambarkan aktivitas wisata mengunjungi kompleks kawah G. Papandayan pada masa kolonial. Melalui jalur Cisurupan, dengan…
Catatan Geourban#68 Cipicung

Berangkat dari kota Sumedang, melesat ke arah utara, melalui jalan utama penghubung antar kecamatan. Tiba di Masjid Tegalkalong, kemudian berbelok ke arah timur menuju Situraja. Dari persimpangan ini, Tegalkalong merupakan pusat pemerintahan masa di bawa pengaruh Mataram Islam abad ke-17. Dicirikan dengan tata ruang Catur Gatra, mengadopsi konsep Keraton. Karakteristiknya berupa lapangan luas di bagian…
Inen Rusnan dari Jatinangor ke Gedung Asia Afrika 1955
Sejarah bisa dilakoni dengan dua pilihan, turut larut didalamnya atau menuliskannya. Tetapi Inen Rusnan memilih untuk mendokumentasikan. Ia adalah pewarta foto paling muda, angkatan pertama di Bandung. Siapa menyangka di usia senja ini, ingatanya masih tajam, setajam lensa Rangefinder Leica serie IIIc, yang kemudian menjadi saksi bisu di dalam kotak kaca di museum Asia-Afrika Bandung,…