Reportase Visual Awal Tambora

Andai saja fotografi lahir lebih awal, tentunya Heinrich Zollingerr akan dimudahkan membawa bukti rekaman visual dampak letusan Gunung Tambora. Gambar-gambar akan menghiasi laporannya dan memberikan deskripsi visual yang lebih akurat yang tersuratkan di perwujudan citra.  Namun Zollinger memilik  cara lain untuk bercerita melalui keterbatasan data visual. Saat itu ia ditugaskan oleh Kerajaan Belanda untuk mendata…

Berawal dari Gunung Sawal

Gunung Sawal merupakan kelas Kaldera. Dicirikan dengan panjang lingkar kalderanya mencapai 12.5 km, melalui hasil taksiran melalui fitur pengukuran di google map. Dari morfologinya berupa bentuk tapalkuda yang terbuka ke arah selatan. Endapannya tersebar ke arah barat, kemudian menutupi plateu Rancah yang semakin melandai ke arah selatan. Dibagian tepian puncak kaldera, dihiasi oleh kerucut-kerucut yang…

Jembatan Ci Hea Rajamandala

“Jembatan sekarang itu sudah dibuat tinggi” ungkap seorang warga di ujung jembantan lama yang melintasi Ci Tarum di segmen Cihea. Upaya peninggian jembatan tersebut, untuk menghindari paras sungai yang diperkirakan akan mencapai ketinggian 229 meter dpl.  Titik penyeberangan ini, berdampingan dengan muara Ci Hea yang berhulu disekitar dataran tinggi Sukajaya dan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Tepatnya…

Pocok Ranakah, Gunungapi Termuda

Dalam catatan kegunungapian di negeri ini, Gunungapi Anak Ranakah merupakan gunungapi bungsu dari sistem gunugapi Indonesia. Pocok berarti bukit, muncul dintara perbukitan Mandosawu dan Pocok Ranakah. Dua kerucut tersebut merupakan bagian sistem kaldera purba Pocok Lewok, di Ranaka, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Barat. Tingginnya kurang lebih 2.247 m di atas mukalaut/mdpl. Masyarakat…