Kerajaan Gunungapi, dari Paseh ke Kamojang

Dahulu, Kawah Kamodjan sangat sulit dijangkau dari Bandung. Hal itu masih berlaku ketika kami mengunjungi kawasan kawah tersebut untuk pertama kalinya. Pagi-pagi sekali, kami akan menaiki kereta kecil melalui Tjiparaj dan Madjalaja menuju Patjet. Pendakian dimulai dari sana; kita bisa beristirahat sejenak di puncak, lalu turun dengan cepat untuk kembali larut malam. Karena tidak ada…

Curug Lontar Berlembar Lava

Dari jalan kelas desa Jalan Karacak, kemudian menapaki jalan seukuran motor roda dua. Rumah-rumah warga berselang seling dengan lahan kosong yang dimanfaatkan menjadi kebun. Di sebelah timurnya dibatasi oleh Ci Anten. Sungai yang hulunya di G. Halimun Salak. Kemudian mengalir ke arah utara, bergabung dengan Ci Kaniki. Kedua sungai tersebut merupakan Daerah Aliran Sungai, Ci…

Catatan Geourban#62 Linggamukti Purwakarta

Antara Darangdan di bagian barat, ke Wanayasa di belah timur. Merupakan lereng yang melandai ke utara sekitar Purwakarta. Masuk ke dalam wilayah administrasi Darangdan, yang dibelah oleh beberapa sungai, diantaranya Ci Herang, Ci Kao, dan Ci Bingbin. Hulunya di sekitar perbukitan di Cileunca-Darangdan, alirannya bergerak ke utara. Sekitar Cikaobandung bertemu dengan outlet Ci Tarum, dam…

Catatan Geourban #61 Ujungjaya

Conggeang, Sumedang berada di sebelah timurlaut G. Tampomas. Dari sisi sejarah bumi, ditandai dengan batuan tertua Umur Miosen hingga Resen. Di lereng utara G. Tampomas ditempati perbukitan yang ditutupi vegetasi lebat hutan. Disusun oleh endapan batuan gunungapi, diantaranya perselingan piroklastik dan lava. Batuan endapan gunungapi ini membawa air (akifer), muncul dalam bentuk mata air kontak.…

Usaha Kolonial Menghubungkan Bandung-Cirebon Melalui Sumedang.

Artikel dari harian umum Sumber De locomotief 28-08-1919, dengan judul asli Een tramlijn in de bergen. (Van onzen correspondent). Melaporkan tentang usaha-usaha pemerintah kolonial, mengubungkan Bandung ke Cirebon melalui Tanjungsari-Kadipaten Majalengka. Usaha tersebut terwujud, tercapai hanya sampai ke Citali, Tanjungsari. Sedangkan pembuatan lintasan melalui Cadaspangeran telah dibuatkan kajiannya. Namun tidak terlaksana, karena negeri Belanda memasuki…

Sangkuriang Menurut Reitsma

Berikut tulisan dari buku Gids van Bandoeng en Midden-Priangan (1927). Panduan Bandung dan Priangan Tengah oleh S. A. Reitsma dan W. H. Hoogland. Raja Galoeh, yang bernama Sri Pamekas, memiliki seorang putri yang bernama Dajang Soembi atau Njai Dajang Soembi. Putri ini memiliki seorang putra bernama Sangkoeriang, yang terkenal karena keahlian berburunya yang luar biasa.…

Lapangan Udara di Tepi Ci Tarum

Selepas membangun jejaring lintasan kereta api, Kolonial Belanda mengusahakan memperpendek jarak tempuh antar wilayah. Dengan cara membangun jejaring layanan melalui transportasi udara. Sejak 1919, transportasi udara secara komersial telah berkembang. Diawali dengan jalur antara Eropa, menggunakan pesawat Fokker. Kehadiran transportasi udara di Hindia Belanda, diulas dalam artikel De Toestand van het Verkeerswezen in Ned-Indie. Laporan…

Dipati Ukur menurut Nieuwenhuis

Uraian tentan kota di atas dataran tinggi, dituliskan oleh seorang porfesor geografi. Anton Willem Nieuwenhuis, menggambarkan sejarah singkat kota Bandung dari penguasa Kabupaten Bandung masa penguasaan Mataram. Tulisan berjudul Iets UitBandoeng’s Verleden, diterjemahkan sesuatu dari masa lalu kota Bandung. Ditulis dalam majalah Indie, tanggal 20 April 1921. Penggambaran yang jelas tentang Bandung kontemporer secara tidak…

Curug Dago Menurut Reitsma

Steven Anne Reitsma, disingkat S. A. Reitsma adalah penulis aktif, apalagi dikaitkan dengan gerakan promosi pariwisata di sekitar priangan.Terutama di daerah Bandung Raya pada masa Hindia Beladan. Beritanya meliputi sebagian besar dataran tinggi Bandung hingga ke arah utara Lembang, bagian selatan sampai batas Kabupaten Bandung saat ini. Kemudian hingga dataran tinggi Garut di sebelah timur,…

Bandung ke Cicalengka dan Garut

Sumber: Batavia, Buitenzorg en de Preanger. Gids voor Bezoekers en Toeristen door M. Buys. 1891. Judul: VAN BANDONG NAAR TJITJALENGKA EN GAROET. De vlakte van Bandong. Rantja Ekek. Naar Soemedang. Tjitjalengka. De rijweg naar Garoet. De spoorlijn van Tjitjalengka naar Garoet, hare merkwaardigheden en schoonheden. Dataran Bandung. Rancaekek. Ke Sumedang. Cicalengka. Jalan raya menuju Garut.…